glow kiri
Tabloid Keluarga Muslim Terbesar
  Haji dan Umrah  
 

Depag Berjanji Tertibkan KBIH Nakal

Keberadaan KBIH dianggap telah menyalahi aturan Depag. Depag akan mendata ulang seluruh KBIH demi perbaikan pelayanan haji 2010. Tapi jika ada yang melanggar, apa sanksinya? Berikut infonya.

Diakui atau tidak, tidak sedikit jemaah yang masih bergantung dengan KBIH (Kelompok Bimbingan Ibadah Haji). Buktinya KBIH masih dibanjiri jemaah. Fakta tersebutlah yang menjadi salah satu alasan Depag untuk membina KBIH meski tidak sedikit yang 'nakal'. Terkait dengan KBIH yang 'nakal', Departemen Agama (Depag) akan melakukan pendataan ulang. Sebagai informasi, saat ini ada 800 di seluruh Indonesia. Sekretaris Dirjen Haji dan Umrah Depag, RI Abdul Ghafur Djawahir kepada NURANI mengatakan bahwa Depag akan menghentikan penerbitan izin baru untuk pendirian KBIH. Alasannya ribuan KBIH yang sudah mendapat izin diwajibkan mendaftar ulang dan menandatangani perjanjian mematuhi aturan dengan Kanwil Depag di daerah.

“Depag sulit melakukan evaluasi terhadap KBIH. Untuk itulah Depag akan mendata ulang untuk perbaikan pelayanan,” kata Ghafur.

Menurutnya, saat ini banyak KBIH yang menyalahgunakan wewenang dengan merekrut jemaah haji plus. Bahkan, KBIH telah diberi wewenang Depag dalam hal membimbing jemaah haji. Ke depannya Depag akan menambahkan jadwal manasik haji agar jemaah lebih mantab beribadah.

“Kita sudah mengirim surat edaran ke seluruh Kanwil Depag di daerah-daerah. Isinya melarang mengeluarkan izin KBIH sebelum ada aturan baru yang akan segera diterbitkan,” terang Ghafur.

Dikatakan Ghafur, untuk mencapai target haji mandiri Depag mengharapkan kerja sama antara KBIH dan Depag. Setiap pelaksanaan manasik haji oleh KBIH harus didampingi oleh petugas dari Depag. Hal ini untuk menghindari kesalahan ketika di lapangan.

“Banyak calon jemaah haji tidak paham soal manasik haji. Hal ini karena KBIH tidak memberikan ilmu secara mandiri,” tuturnya.

PERBAIKAN MANASIK
Senada dengan Ghafur, Kepala Bidang Penyelenggara Haji Provinsi Riau Drs. H. A. Jalaluddin menegaskan, seharusnya dalam setiap kegiatan manasik haji KBIH melibatkan Depag. Alasannya, Depag menginginkan agar jemaah haji bisa mandiri, haji tanpa pendamping haji.

“Tahun 2010 seluruh kegiatan KBIH harus melibatkan Depag, sebab sebagaimana hasil dari rapat evaluasi haji 2009 yang telah dilaksanakan beberapa waktu yang lalu menyimpulkan bahwa masalah yang terjadi saat berada di tanah suci pada umumnya merupakan ilmu yang jemaah terima saat manasik haji,” katanya.

Ditambahkan Jalaludin, jika dalam setiap manasik yang ada di daerah melibatkan Depag tentunya keluh kesah jemaah saat tiba dari tanah suci dapat dikurangi. Sebab saat manasik haji banyak hal yang perlu diketahui jemaah haji tentang perkembangan kondisi di tanah suci maupun aturan-aturan yang harus diketahui oleh jemaah.

“Kami berharap setiap KUA juga ikut memberikan bimbingan manasik haji. Karena, KUA punya kedekatan emosional dengan calon haji di daerah,” paparnya.

FUNGSI KBIH
Sementara itu, ketua KBIH se DKI Jakarta H.Qosim Shaleh menurutkan banyak perbedaan yang terjadi antara manasik KBIH dan fakta di lapangan. Salah satu saat pelaksanaan tarwiyah. Saat pelaksanaan mabit di Mina, jemaah akan diarahkan mabit di Arafah dengan petugas Depag. Dengan alasan, untuk menghindari kemacetan dan bercampur dengan jemaah dari negara lain, sehingga jemaah diarahkan untuk menuju Arafah pada 8 Dzulhijjah.

Contoh lain adalah mengenai pelaksanaan lontar jumrah yang menurut manasik haji rasul dilaksanakan ba'da zawal (ba'da lohor), namun regu kami akan melaksanakan pada pagi hari atau malam hari sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan oleh Depag.

“Perubahan jam pada pelaksanaan ibadah haji oleh petugas Depag betujuan untuk keselamatan jemaah haji Indonesia. Sementara KBIH mengajarkan agar jemaah haji mengambil waktu utama seperti yang diajarkan rasulullah Saw,” paparnya.

Mungkin masih banyak contoh-contoh praktik oknum KBIH yang melampaui wewenangnya. Sekali lagi, jika Anda memang ikut KBIH, jangan tergantung sepenuhnya dengan KBIH tersebut. Sebab sebagaimana dijelaskan Depag,  KBIH bukan  penyelenggara haji melainkan hanya pembimbing manasik saja.  05/ham

 

 
     
 
 
| Catatan Perjalanan Umrah 1 - 2 - 3 - 4 - 5 - 6 | | | Menyiapkan Bekal Berangkat Haji (1) (2) (3)
 

   
Copyright © 2007 Tabloidnurani.com. All rights reserved
glow kanan