Setoran Awal Biaya Haji Naik
Anda mau daftar haji? Siap-siaplah uang lebih banyak. Sebab setoran awal haji naik. Untuk haji biasa naik Rp 5 juta, sedangkan haji plus naik 1000 Dolar AS. Apakah ini menandakan bahwa biaya haji tahun ini naik? Berikut infonya.
Dengan alasan mengurangi daftar tunggu, pemerintah kembali membuat kebijakan yang memberatkan calon haji Indonesia. Menag (Mentri Agama) H. Suryadharma Ali menjelaskan bahwa mulai tahun ini setoran awal Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH/baca; biaya haji) naik dari Rp 20 juta menjadi Rp 25 juta. Sementara setoran awal untuk haji plus juga naik, dari 3000 dolar AS menjadi 4000 dolar AS. Menurut Menag, kebijakan itu dikeluarkan untuk memperketat penipuan soal haji.
“Bagi calon jemaah yang baru mendaftar harus membayar Rp 25 juta. Untuk calon jemaah yang sudah membayar setoran awal Rp 20 juta, ya tetap. Tidak perlu menambah setoran awalnya,” katan Menag saat memberi sambutan membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kementerian Agama 2010 di Jakarta, Senin malam (1/2).
Dalam kesempatan itu Menag menjelaskan, bila segala sesuatunya sudah siap, akan mulai diberlakukan pada bulan Maret 2010. Menurutnya, naiknya setoran awal tersebut antara lain agar jumlah calon jemaah yang waiting list tidak meningkat secara tajam.
“Pada hakikatnya melaksanakan ibadah haji hanya bagi orang yang mampu,” papar Menag.
Dalam kesempatan itu Menag juga kembali mengklaim bahwa penyelenggaraan haji 2009 dinilai berhasil. Keberhasilan pelaksanaan masih belum optimal, karena masih banyak jemaah yang melakukan protes atas pelayanan. Pelayanan haji dinilai baik jika tuntutan kepuasan jemaah dan harapan masyarakat terhadap layanan terlaksana. Tapi ia juga sepakat bahwa masih diperlukan perbaikan di berbagai hal, terutama soal pelayanan dan pemondokan.
“Standar pelayanan haji adalah kepuasan jemaah haji,” tuturnya.
Belum Dibahas
Ketika disinggung soal kemungkinan naiknya biaya haji 2010, Menag menjelaskan bahwa pihaknya dan DPR tentu belum memutuskannya. Semua masih bergantung harga penerbangan yang bisa berubah sewaktu-waktu.
“Depag belum rapat soal membahas biaya haji. Semoga tidak ada kenaikan,” tegasnya.
Ditambahkan Menag, langkah penyempurnaan pada pelaksanaan haji 2010 antara lain mendekatkan jarak pemondokan jemaah di Makkah maksimal 4000 meter dari Masjidilharam. Untuk Madinah, 95 persen berada di wilayah Markaziah. Selain itu, meningkatkan kualitas dan kuantitas bimbingan jemaah haji minimal 15 kali.
Jangan Dipersulit
Sementara itu, Ketua Umum Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) seluruh Indonesia, Ny. Tuty Alawiyah, menyampaikan kekecewaannya kepada Depag soal aturan baru itu. Menurutnya, kebijakan itu memberatkan calon jemaah haji.
“Orang desa sulit mengumpulkan uang sebesar itu untuk bisa haji. Padahal haji adalah wajib,” katanya.
Menurut Tuty, keputusan itu kurang tepat mengingat Indonesia masih krisis ekonomi. Tuty meminta Depag meninjau kembali keputusannya menaikkan setoran awal calon jemaah haji tersebut. Sebab, kata Tuty, dengan kenaikan sebesar Rp 5 juta itu tentu memberatkan masyarakat yang akan mendaftar haji.
“Kalau orang mau haji dipersulit kapan umat Islam bisa merdeka,” terangnya.
Dikatakan Tuty saat ini calon jemaah haji menghadapi berbagai masalah soal haji. Jemaah dibuat tidak pasti soal pemberangkatan haji meski sudah menyetor uang pendaftaran. Pasalnya, sistem first come first dinilai merugikan jemaah.
“Banyak jemaah di daerah terpencil yang tidak bisa berangkat haji karena sistem pendaftaran. Apalagi kuota haji daerah minim,” tegasnya. 05/ham