glow kiri
Tabloid Keluarga Muslim Terbesar
  Haji dan Umrah  
 

Dari Islamic Student Fair 2010 (1)
Pengunjung Membludak, Pentas Seni Memukau

Luar biasa, pergelaran Islamic Student Fair NURANi, 19-24 januari 2010 di City of Tomorrow Surabaya berlangsung meriah. Jumlah pengunjung membludak dan pentas seni dari sekolah peserta pameran memukau.

Puluhan ribu pengunjung Islamic Student Fair NURANi 2010 benar-benar dimanja oleh penyelenggara. Bayangkan, selain bisa memilih sekolah Islam berkualitas, mereka juga disuguhi berbagai lomba yang menarik. Bahkan mereka berdecak kagum ketika menyaksikan pentas seni siswa-siswi sekolah Islam yang kian aktraktif.

Pembukaan Islamic Student Fair NURANi 2010, Selasa (19/01) yang dibuka oleh Wakil Walikota Surabaya, Arif Afandi benar-benar meriah. Bukan hanya jumlah pengunjung yang lebih ramai dari tahun lalu, namun para peserta stan pameran pun ikut senang karena harapan mereka selama ikut pameran Sekolah Islam Favorit ini tercapai.

SEKOLAH FAVORIT
Islamic Student Fair NURANi tahun ini diikuti oleh 10 yayasan atau lembaga pendidikan Islam dari Surabaya, Sidoarjo, dan Malang yang menaungi seluruh jenjang pendidikan mulai PG, TK, SD, SMP, dan SMA. Dengan asumsi itu, maka ada sekitar 43 sekolah Islam favorit yang andil dalam event tahunan Tabloid NURANi tersebut.

Selain sekolah Islam, pameran tersebut juga diikuti oleh Kualita Pendidikan Indonesia (KPI), penerbit buku berkualitas PT Erlangga, viody, serta Linda Jaya Tour & Travel. Tak hanya itu, pameran juga diramaikan dengan 13 jenis lomba serta apresiasi seni dari siswa-siswi sekolah Islam.

Dalam sambutannya, Arif Afandi menyebut ada tren tingkat keberagaman yang luar biasa di masyarakat dalam memilih sekolah. Masing-masing orang tua takut jika anaknya kelak tidak pintar. Selain itu, semakin agamisnya orang tua, juga membuat mereka menginginkan pendidikan yang menekankan moral bagi anaknya. Karena itulah sekolah Islam yang menjadi pilihan mereka. “Semakin banyak orang tua yang agamis, maka semakin menjadikan sekolah Islam sebagai pilihan untuk pendidikan putra-putrinya,” terangnya yang bercita-cita ingin mencitrakan Surabaya sebagai kota pendidikan.

Dikatakan Arif Afandi lebih lanjut, bagi orang tua yang kaya jangan memilih sekolah negeri untuk anaknya. Biarkan sekolah negeri yang gratis tersebut ditempati anak-anak dari orang tua yang kurang mampu. “Jika anak orang kaya sekolah di sekolah negeri, berarti itu akan mengurangi peluang anak orang miskin mendapatkan sekolah gratis, itu termasuk zalim,” tegas Arif Afandi yang disambut tepuk tangan meriah dari pengunjung.

DECAK KAGUM
Selama pameran berlangsung, aplaus dari pengunjung kerap terdengar meriah ketika menyaksikan pentas seni yang disajikan siswa-siswi sekolah Islam peserta pameran. Kala group drumband TK Primagama Surabaya menyambut kedatangan Arif Afandi, semua pengunjung berdecak kagum dengan talenta anak-anak tersebut. Pentas seni lainnya antara lain nasyid dari SD Sabilillah, permainan angklung dari Sekolah Islam Al Azhar Jawa Timur, tari tradisional dari Sekolah alam Insan Mulia Surabaya, Nasyid dari Sekolah Integral Lukman Hakim Surabaya, teater dari Alfalah Tropodo 2 Sidoarjo, Band Religi dari SMA Amanatul Ummah Surabaya dan masih banyak lagi tampilan seni lainnya.

Sementara itu, Drs. H. Ahmad Bajuri selaku direktur Tabloid NURANi menegaskan bahwa sudah sepuluh tahun tabloid NURANi istikamah dan tetap eksis sebagai media dakwah Islam yang religius dan idealis. Event Islamic Student Fair yang digelar NURANi merupakan apresiasi terhadap perkembangan sekolah Islam yang kian jadi pilihan orang tua untuk pendidikan anak-anaknya. “Banyak orang tua yang rela membayar mahal di sekolah Islam, tetapi itu sebanding dengan kualitas sekolah Islam sendiri,” tegasnya. Yun-bersambung

 

 

 
     
 
 
| Catatan Perjalanan Umrah 1 - 2 - 3 - 4 - 5 - 6 | | | Menyiapkan Bekal Berangkat Haji (1) (2) (3)
 

   
Copyright © 2007 Tabloidnurani.com. All rights reserved
glow kanan