glow kiri
Tabloid Keluarga Muslim Terbesar
  Haji dan Umrah  

Tips Menyiapkan Bagasi Haji (2-Habis)
Cukup Satu Ihram, Cukup Satu Kopor

Ada pertanyaan yang selalu diajukan calon jamaah haji, berapa harus membawa kain ihram? Karena ada yang bilang, sebaiknya membawa kain ihram lebih dari satu. Berikut tips lebih lengkap seputar bagasi haji.

Oleh: A. Bajuri

  1. KAIN IHRAM PRIA: Jangan terkecoh dengan bahasa tulisan. Memang, dalam tuntunan disebutkan bahwa orang (pria) yang umrah atau haji harus membawa 2 helai kain ihram. Ingat, bukan “2 stel” tapi “2 helai”. Karena kain ihram laki-laki terdiri dari 2 helai, yaitu untuk atasan dan bawahan. Jadi, sebaiknya hanya membawa 1 stel (terdiri dari 2 helai kain ihram). Karena Anda melaksanakan haji cuma sekali dan melakukan umrah tidak setiap hari. Kalaupun Anda melaksanakan umrah setiap hari, Anda hanya akan mengenakan kain ihram tersebut sekitar 2 atau 3 jam. Masih banyak waktu untuk mencuci atau me-laundry-kan. Andaikan benar-benar hilang atau terkena najis, lalu malas mencuci, maka bisa membeli di sekitar hotel Anda dengan harga yang relatif murah.
  2. KAIN IHRAM WANITA: Tidak pernah ada persyaratan khusus soal kain ihram wanita. Juga tidak ada kriteria bahwa kain ihram wanita harus berwarna putih. Intinya, kain ihram wanita adalah sama dengan busana muslim. Yang penting, semua anggota tubuh tertutup kecuali wajah dan telapak tangan yang harus terbuka. Justru kalau memakai kain warna putih dikhawatirkan kelihatan “transparan” bila terkena cahaya dan atau membentuk tubuh bila terkena air (basah). Biasanya ada yang masih ragu soal kalimat “telapak tangan”. Apakah punggung telapak tangan harus ditutup ataukah boleh terbuka? Sebenarnya hal itu hanya khilafiyah (perbedaan mazhab/ aliran) belaka. Ikutilah berdasarkan keyakinan Anda.
  3. TEMPAT KAIN IHRAM: Karena kain ihram pria sangat dibutuhkan pada saat yang tepat, maka sebaiknya Anda tahu program haji Anda. Apakah dari Jeddah langsung Makkah ataukah ke Madinah? Kalau haji biasa, dibagi dalam 2 gelombang. Untuk gelombang pertama, langsung menuju Madinah. Kalau gelombang kedua, langsung menuju Makkah. Bila Anda termasuk program haji yang langsung Makkah, maka siapkan kain ihram di tas kabin atau tas tenteng. Karena Anda akan melakukan ihram di Bandara King Abdul Aziz Jeddah. Tapi kalau Anda termasuk program haji yang langsung Madinah, maka kain ihram tempatkan di kopor bagasi.
  4. SATU KOPOR BESAR: Kopor besar yang diberikan pihak travel atau KBIH Anda sebenarnya sudah diperhitungkan kilogramnya. Kalau kopor itu diisi pakaian saja, tidak akan melebihi 30 kg sebagai batas barang bawaan. Itu sebabnya, sebaiknya Anda tidak membawa kopor besar lebih dari satu. Karena nanti ada kemungkinan kopor Anda tidak terangkut. Jangan terpengaruh dengan saran teman yang sudah berhaji dengan mengatakan, bawa kopor berapapun akan diangkut. Karena peraturan maskapai penerbangan bisa berubah-ubah sewaktu-waktu. Jangan sampai hanya karena kopor Anda tidak terangkut, lalu menyalahkan pihak travel atau bahkan membuat Anda emosi, jengkel dan buruk sangka kepada kepada petugas. Karena hal itu akan membuat pahala haji Anda cacat.
  5. BELI KOPOR DI MAKKAH: Kalaupun Anda harus membawa barang bawaan atau oleh-oleh untuk keluarga, kemudian kopor besar Anda tidak cukup, maka silakan beli kopor atau tas di Makkah atau Madinah. Harganya murah dengan kualitas yang cukup bagus. Selama bagasi Anda tidak lebih dari 30 kg, maka kopor Anda akan tetap terangkut. Kalau bagasi Anda lebih dari 30 kg, maka sebaiknya Anda hubungi pihak travel haji Anda, bagaimana cara mengirimnya. Biasanya pihak travel akan mengusahakan dengan cara mereka sendiri. Apakah di-cargo-kan atau dengan cara yang bijaksana.
  6. BAGASI ZAMZAM: Selalu saja banyak jamaah yang ingin membawa Zamzam sebanyak-banyaknya, karena memang sanak saudara dan tamunya cukup banyak. Ada yang nekat membawa Zamzam dimasukkan ke kopor besar dan dibagasikan. Ada yang dimasukkan tas kabin (tenteng). Bahkan ada pula yang langsung dijinjing. Menurut peraturan yang baru, penumpang tidak boleh membawa benda cair karena membahayakan keselamatan penumpang yang lain. Ada baiknya Anda konsultasikan kepada travel Anda, berapakah yang bisa Anda dapatkan secara gratis dari pihak travel. Biasanya, 5 liter per orang. Kalau kurang, Anda bisa beli atau ambil sendiri di kran-kran di sekitar Masjidilharam, lalu Anda kirim lewat jasa pengiriman.

 

 
| Catatan Perjalanan Umrah 1 - 2- 3 - 4 - 5 - 6 |
 

 

   
Copyright © 2007 Tabloidnurani.com. All rights reserved
glow kanan