| |
|
|
| |
|
|
|
|
Menyiapkan Bagasi Jamaah Haji (1)
Tandai Kopor Anda, Bawalah Jaket Tebal

Bagi Anda yang ditakdirkan pergi haji tahun ini, sebaiknya sejak dini menyiapkan bagasi. Hal ini dimaksudkan agar barang bawaan tidak terlalu berat dan memang dibutuhkan selama di Tanah Suci. Berikut panduan mengisi bagasi haji Anda:
Oleh: A. Bajuri
- BAWA 3 TAS: Jamaah haji biasanya membawa 3 tas, yaitu tas kopor besar, tas tenteng (tas kabin), dan tas paspor. Tiga tas inilah yang perlu mendapat perhatian Anda. Yang pasti, hanya kopor besar yang dibagasikan dan akan dihitung jumlah beratnya, tidak boleh lebih 30 kg. Sementara tas kabin dan tas paspor tidak diperhitungkan jumlah beratnya.
- TANDAI KOPOR: Jangan lupa memberi tanda khusus untuk kopor atau tas Anda. Maksudnya, agar mudah mencarinya. Bisa dengan diberi pita, tali tampar, tali kain, diberi stiker, dicat mencolok atau apa saja yang bisa dilihat dari jauh. Dengan tanda tersebut, tas atau kopor Anda menjadi kelihatan beda dan hanya Anda sendiri yang bisa mengetahuinya.
- KOPOR BESAR PRIA: Khusus untuk pria, paling tidak harus membawa baju takwa, sajadah/surban, sarung/ gamis, celana panjang, celana dalam, baju tidur, kaos santai, sandal jepit, handuk dan peralatan mandi. Soal jumlahnya, menyesuaikan. Biasanya, kalau Anda tinggal di Makkah selama 25 hari, maka jangan lebih dari 10 potong baju. Jangan takut mencuci, karena sekarang sudah ada kedai laundry di sekitar hotel yang harganya murah. Bisa minta bantuan kepada petugas travel haji Anda.
- BAWA ROKOK: Bagi Anda yang merokok, boleh membawa rokok secukupnya. Masukkan di kopor bagasi. Tapi kalau Anda membawa cukup banyak, maka akan ditahan pihak bea cukai Arab Saudi. Karena kalau Anda tidak membawa sendiri, maka mencari rokok di Arab Saudi agak sulit sesuai dengan keinginan Anda.
- SIAPKAN KUNCI: Ingat, tas atau kopor Anda harus diberi kunci. Ini dimaksudkan agar tas Anda tidak dibuka oleh sembarang orang. Apalagi baru saja ada berita bahwa para pencuri tas bagasi ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta. Bisa jadi, banyak bagasi haji yang hilang di antaranya juga diambil oleh pencuri yang bekerja sama dengan petugas porter.
- KOPOR BESAR WANITA: Isi tas kopor besar dengan busana muslimah, mukena, jilbab, kaus kaki, dalaman, sandal jepit (sepatu haji), handuk, peralatan mandi. Jumlah busana yang dibawa, relatif. Sebaiknya ada beberapa item yang harus membawa dalam jumlah lebih. Misalnya, mukena 2 buah dan jilbab bergo 5 buah, lalu dalaman dan baju tidur. Boleh juga Anda membawa pembalut wanita, siapa tahu mendadak haid karena Anda kecapekan.
- ISI TAS KABIN: Tas kabin adalah tas tenteng yang selalu kita bawa. Biasanya sudah disiapkan oleh travel Anda. Ukurannya tidak terlalu besar sehingga bisa dimasukkan ke dalam kabin pesawat. Isilah dengan baju yang akan kita pakai di pesawat. Misalnya, jaket tebal, kaos kaki, dan topi dingin yang menutupi telinga. Bagi Anda yang programnya langsung menuju Makkah, maka tambahkan kain ihram dan sabuknya (bagi pria) dan bagi wanita ditambahkan Mukena, Toiletris, Obat, Make-up, Camilan dan Barang Berharga.
- TAS PASPOR: Ukurannya kecil, biasanya digantungkan di leher. Sudah disiapkan oleh travelnya masing-masing untuk diisi berbagai identitas jamaah. Tas paspor biasanya berisi paspor, buku doa, obat-obatan, uang, kunci kopor & kunci tas kabin, pelembab & lipsgloss, dan barang-barang kecil lainnya. Kalau membawa parfum, sebaiknya yang ukurannya kecil. Kalau lebih 100 mililiter, tidak diperbolehkan. Termasuk tidak boleh adalah membawa kosmetik dalam bentuk gel atau cairan. Sebaiknya masukkan saja di kopor besar.
- HANDPHONE: Anda sebaiknya membawa handphone untuk memudahkan komunikasi, baik dengan teman, keluarga, atau dengan pembimbing ibadah. Sekarang lebih mudah dan murah untuk berkomunikasi dengan ponsel, baik dengan kartu Indonesia atau kartu Arab Saudi. Tipsnya, kalau memakai kartu Indonesia sebaiknya digunakan hanya apabila mendesak atau gunakan SMS saja. Tapi kalau pakai kartu perdana (simcard) Arab Saudi (Al-jawal atau Mobily), tentu lebih murah. Kartu telepon Arab Saudi bisa didapatkan di toko-toko dekat hotel Anda atau tanyakan kepada travel Anda.
- KAMERA: Bagi Anda yang suka dokumentasi perjalanan, sebaiknya membawa kamera. Namun tetap hati-hati kalau membawa kamera di lingkungan Masjidilharam atau Masjid Nabawi, kadang-kadang dirampas oleh petugas. Tapi kalau waktunya city-tour (ziarah), tidak masalah. Apabila terpaksa kamera Anda tertangkap petugas, usahakan nego dengan bahasa apa pun. Biasanya, hanya film atau memory card-nya saja yang diambil, kameranya dikembalikan. Tapi jangan sekali-sekali melawan petugas.
- JAKET HANGAT: Kelihatannya sepele, tapi sangat perlu. Jaket hangat untuk di pesawat. Ingat, perjalanan Anda akan membutuhkan waktu sekitar 10 jam dengan AC central yang dingin. Meski kadang disiapkan selimut oleh awak kabin, tapi dinginnya masih menusuk tulang.
- UANG DOLAR: Sebaiknya Anda membawa uang dolar AS. Penukaran uang sangat mudah dan ada di sepanjang jalan menuju Masjidilharam. Jangan bawa uang banyak saat ke masjid, karena ada banyak copet yang menyamar menjadi pengemis di sekitar halaman Masjidilharam. Taruh uang di kamar hotel, namun masukkan kopor dan Anda kunci rapat-rapat.
| Catatan Perjalanan Umrah 1 - 2- 3 - 4 - 5 |
|
|
|
|
|
|
|
|